Intermittent Fasting Pilihan Diet Fleksibel

Intermittent Fasting Pilihan Diet Fleksibel

Intermittent Fasting Pilihan Diet Fleksibel rendah lemak dan karbohidrat tidak berhasil, karena kamu diwajibkan menghindar makanan yang digemari.

Sistem diet semacam itu dapat membuat kamu gampang lapar, karena kurangi konsumsi makronutrien yang disebut sumber energi untuk badan.

Intermittent fasting atau disebutkan diet puasa ialah sistem diet yang dilaksanakan dengan berpuasa makan sepanjang beberapa saat yang ditetapkan, namun tetap bisa konsumsi minuman. Argumen tidak ada cap “diet” dalam nama intermittent fasting ialah karena sistem ini lebih pas disebutkan limitasi atau penataan rutinitas makan, daripada diet.

Intermittent Fasting Menjadi Pilihan Untuk Kalian yang Ingin Diet Fleksibel

Berlainan dengan umumnya sistem diet yang lain “banyak ketentuan” masalah tipe makanan, intermittent fasting memperkenankan kamu untuk konsumsi apa saja tipe makanan yang kamu senang atau harapkan.

Baca Juga: Daun Kelor Memiliki Manfaat Kesehatan

Sistem dalam intermittent fasting lebih mengarah pada penataan waktu. Kapan kamu bisa makan dan kapan kamu harus stop makan atau puasa.

Sistem ini biasanya menyarankan untuk puasa makan sepanjang 16 jam. Tetapi, sesungguhnya waktu puasa dapat kamu tetapkan sendiri. Terlihat gampang kan?

Saat sebelum memilih untuk coba Intermittent Fasting sebagai pilihan diet fleksibel, ada banyak poin utama yang penting kamu lihat, sebagai panduan supaya dapat terus sehat dan stabil jalankan sistem ini, yakni:

  1. Perbanyak minum air putih. Ini untuk mencegah dehidrasi, hingga badan lebih gampang melalui masa puasa.
  2. Lakukan masa puasa atau stop makan di waktu malam hari. Karena jam tidur akan mempermudah kamu melalui waktu tanpa makan.
  3. Jangan setel pola pikir jika masa puasa ialah waktu untuk berasa kelaparan atau kurang makan. Pikirkanlah masa itu sebagai waktu untuk istirahatkan badan sesaat dari aktivitas makan.
  4. Mulailah masa stop makan saat kamu repot dengan kegiatan rutin, karena lebih gampang untuk mengubah perhatian.
  5. Jalanilah intermittent fasting dengan teratur melakukan aktivitas fisik. TIdak perlu yang berat, cukup hanya intensif sedang atau aktif bergerak, tapi teratur untuk dikerjakan dalam dua atau 3x /minggu.

Sistem intermittent fasting termasuk cukuplah aman. Tetapi, ada banyak keadaan klinis yang membuat seorang tidak dianjurkan untuk jalani sistem diet ini. Seharusnya, jauhi atau tanyakan sama dokter, bila ingin masih jalani sistem diet ini, atau mempunyai beberapa keadaan berikut ini:

  • Mengidap diabetes.
  • Mengalami permasalahan kandungan gula darah.
  • Mengidap tekanan darah rendah.
  • Memiliki index massa badan di bawah normal.
  • Mengidap masalah makan.
  • Wanita yang jalani program hamil.
  • Sedang jalani periode penyembuhan.
  • Wanita yang alami pendarahan berlebihan saat menstruasi.
  • Wanita yang hamil atau sedang menyusui

Bermacam Langkah Lakukan Intermittent Fasting

Salah satu perihal yang spesial dari intermittent fasting dibandingkan sistem diet yang lain ialah fleksibilitasnya yang tinggi. Disebutkan begitu, karena intermittent fasting mempunyai ketentuan yang bervariatif dalam kurangi makan. Dari bermacam langkah lakukan intermittent fasting, berikut sejumlah sistem yang terpopuler:

  1. Tehnik 16/8

Seperti namanya, sistem “16/8” bermakna puasa tiap hari sepanjang 14-16 jam dan batasi waktu interval makan harian jadi 8-10 jam. Sepanjang interval makan itu, kamu dapat makan lebih dari dua sajian. Langkah gampangnya, kamu tidak makan apa saja sesudah makan malam dan melepaskan makan pagi.

Misalkan, bila kamu telah usai makan pada pukul 8 malam dan melepaskan makan sampai jam 12 siang esok harinya, karena itu kamu telah berpuasa sepanjang 16 jam! Wanita dianjurkan untuk berpuasa cuman 14-15 jam.

Bila kamu terlatih makan pagi, kemungkinan perlu waktu untuk terlatih dengan sistem 16:8. Kamu dapat minum air putih, kopi, atau minuman tanpa kalori sepanjang jam puasa, hingga rasa lapar juga dapat ditaklukkan. Nach, saat interval makan, penting untuk konsumsi makanan sehat! Bila kamu masih makan junk food atau banyak kalori, sistem ini akan percuma.

  1. Diet 5:2

Kecuali 16:8, diet 5:2 juga sempat pernah terkenal di Inggris pada 2012. Sistem ini bermakna kamu makan secara normal 5 hari dalam satu minggu, sementara batasi konsumsi kalori jadi 500 (untuk wanita) sampai 600 kalori (untuk lelaki) sepanjang dua hari dalam satu minggu.

Misalkan, kamu dapat makan seperti umumnya dalam satu minggu, terkecuali Senin dan Kamis. Pada Senin dan Kamis, konsumsilah 2 jatah kecil masing-masing 250 kalori untuk wanita dan 300 kalori untuk lelaki.

  1. Makan-berhenti-makan

Sesuai namanya, sistem “makan-berhenti-makan” bermakna berpuasa sepanjang 24 jam atau sehari sepanjang satu atau 2x satu minggu. Dengan berpuasa dari makan malam sehari sampai makan malam pada hari selanjutnya, kamu sudah berpuasa sepanjang 24 jam penuh!

Misalkan, bila kamu usai makan malam pada pukul 7 malam pada hari Senin dan tidak makan sampai jam makan malam pada pukul 7 malam pada hari Selasa, kamu sudah menuntaskan puasa 24 jam penuh. Ingin puasa dari makan pagi ke makan pagi atau makan siang ke makan siang, hasilnya juga sama. Senyamanmu saja!

Untuk sebagian orang, sistem puasa 24 jam cukup susah. Namun, kamu tak perlu langsung “loncat” ke 24 jam! Kamu dapat dimulai dari puasa sepanjang 14-16 jam. Jika sudah terlatih, baru dapat dinaikkan kembali waktunya.

Asal tidak makan, minuman seperti air, kopi, dan minuman tanpa kalori masih dibolehkan. Jika kamu lakukan sistem ini untuk kurus, konsumsilah secara normal sepanjang masa non puasa. Dalam kata lain, kamu harus makan dengan jatah yang serupa seperti saat belum lakukan puasa.

  1. Puasa longkap satu hari

Dalam sistem ini, kamu berpuasa tiap 2 hari sekali. Misalnya hari Senin kamu tidak puasa, Selasa kamu berpuasa, dan Rabu tidak puasa. Berbeda versinya, ada versus yang meluluskan konsumsi seputar 500 kalori sepanjang berpuasa dan ada yang perlu betul-betul puasa.

Walau banyak riset yang beri pujian sistem ini, tapi bila kamu baru mengawalinya, tidak boleh begitu memaksain diri. Kamu bisa tidur pada kondisi lapar seringkali, hingga mengakibatkan sulit tidur yang tidak sehatkan. Upayakan 500 kalori dahulu saat berpuasa, dan kalau sudah terlatih, baru memulai puasa penuh sehari.

  1. Diet prajurit

Diet Prajurit atau Warrior’s Diet bermakna kamu makan sedikit sayur-mayur dan buah-buahan mentah pada siang hari dan makan satu jatah besar makanan pada malam hari. Seperti pasukan jaman dahulu saja, ya? Dalam kata lain, kamu berpuasa sejauh pagi sampai sore, dan “pesta” saat malam hari dalam interval makan sepanjang 4 jam!

Kenyataannya, sistem diet ini adalah diet pertama kali yang memadankan ide puasa intermiten, lho! Untuk opsi makanannya, diet prajurit benar-benar serupa dengan diet paleo, yakni makanan bergizi utuh yang tidak diproses.

  1. Puasa spontan

Beberapa langkah awalnya begitu ribet? Opsi sistem puasa intermiten paling akhir ialah melepaskan jam-jam makan di saat-saat tertentu, apa lagi jika kamu tidak berasa lapar atau mager masak dan makan. Berikut yang diberi nama puasa spontan.

Kamu perlu makan setiap saat atau otot akan kehilangan massanya? Itu cuman hoax! Badan manusia telah mempunyai mekanisme untuk kelaparan luar biasa, apa lagi cuman untuk melepaskan jam makan seringkali dalam satu minggu!

Misalnya, saat kamu tidak lapar pada pagi hari dan melepaskan makan pagi, selamat, kamu telah lakukan puasa intermiten. Ini berlaku bila kamu berasa tidak lapar saat makan siang atau makan malam dan tidak makan di jam-jam itu. Seperti puasa-puasa lain di daftar ini, konsumsilah makanan sehat sepanjang interval makan, ya!

Itu beberapa sistem puasa intermiten yang terkenal dan dapat kamu aplikasikan untuk capai berat tubuh bagus. Agar aman dan tidak memunculkan efek yang bikin rugi, tanyakan sama dokter atau pakar nutrisi. Dari cara-cara di atas, yang mana ingin kamu coba atau sistem yang mana sukses untukmu? Atau kamu mempunyai sistem yang lain yang baik? Sharing di kotak kometar, ya!